![]() |
| Gb.1. R.A Kartini dengan pesona kepandaiannya Sources: https://id.wikipedia.org/wiki/Kartini |
Wanita dengan adanya terlahir bersama kecantikan dan keanggunannya, namun hanya segelintir orang yang bisa memahami
itu. Wanita masa kini lebih disibukkan dengan definisi cantik lahiriah, mereka
terus mengutuki dirinya, memoles ragawinya dan pusing memikirkan kekurangannya sehingga
tidak dapat memaknai kata memesona. Padahal,
dengan kondisi bagaimanapun wanita itu tetaplah menjadi permata.
Suatu
anggapan kurang ‘pas’ yang selalu dijadikan
patokan, bahwasannya wanita yang cantik itu menarik. Menjadi wanita cantik
secara lahiriah memang patut disyukuri, tapi apakah jika wanita secara
lahiriah/fisik kurang cantik tidak bisa dianggap menarik dan memesona? Dan
apakah wanita yang hanya cantik secara fisik tetapi tidak punya sopan santun
dianggap memesona dan menarik?. Ada banyak alternatif jawaban tentang definisi memesona.
Tetapi bagiku, memesona itu adalah smart
R.A.
Kartini merupakan orang yang memesona karena kepandaiannya, beliau-lah yang menjadi pelopor kesetaraan gender. Kita harus
tahu bagaimana perjuangan R.A Kartini dalam merubah paradigma dan status sosial
wanita pada masa itu melalui kepandaiannya, sehingga wanita masa kini memiliki
keleluasaan akses dalam mengenyam pendidikan supaya menjadi kaum yang terhormat melalui
kepandaian dan keluhuran budinya. Wanita masa kini yang mengemban amanah
emansipasi, hendaknya meneruskan perjuangan R.A Kartini agar menjadi wanita
yang anggun dan terhormat.
Perlu
dipahami juga bahwa wanita memesona bukan hanya menjadi milik kaum terpelajar,
akan tetapi milik mereka-mereka yang mau untuk belajar dari hidup dan terus
maju. Wanita yang memesona juga bukan
hanya milik mereka yang memiliki nilai tinggi dan gelar banyak, akan tetapi
milik mereka yang pandai mengatasi segala hal, karena wanita memesona itu smart.
Wanita
memesona itu;
- Berwawasan luas
![]() |
| Gb.2. Wanita memesona itu selalu belajar supaya berwawasan luas (source: dok. pribadi) |
Wanita memesona itu berwawasan luas. Mereka mengerti apa yang diketahui orang, bahkan apapun yang tidak diketahui orang. Karena mereka tahu, untuk mengatasi beragam persoalan hidup ini mereka butuh banyak pandangan, butuh wawasan. Bagi mereka, belajar itu tidak ada kata ‘sudah’ atau ‘pernah’, karena mereka paham, bahwa kehidupan ini akan terus memunculkan tantangan-tantangan baru dan membuat mereka harus terus meng “upgrade” wawasannya. Kemudahan akses masa kini bagi wanita memesona akan dimanfaatkan untuk mencari informasi-informasi bermanfaat sehingga memperluas wawasannya. Mereka memancarkan pesona bagi banyak orang dengan kemanfaatan ilmunya.
- Pandai mengatur waktu
Wanita
yang memesona tidak akan membuat hidupnya berantakan. Mereka membuat jadwal
dalam agendanya untuk bisa memaksimalkan segala kerjanya sehingga tidak membuat
kekacauan dan mengecewakan orang lain. Mereka akan membagi waktu untuk beribadah kepada Tuhan, bercengkrama
dengan keluarganya, belajar, bergaul dengan kawan-kawannya, bekerja dengan
giat, berdiskusi dan beramal di masyarakatnya, juga menjalankan tugas sebagai
ibu, istri ataupun anak.
- Pandai menghormati orang lain
Wanita
memesona itu selalu mengerti pentingya menghargai dan menghormati orang lain.
Karena bagi mereka, siapapun dan bagimanapun orangnya berhak untuk dihargai. Wanita
memesona menilai bahwa pada dasarnya
semua orang di dunia ini kedudukannya sama, yang membedakan hanyalah ketakwaannya
terhadap Tuhan. Wanita memesona memahami pentingnya menjaga kehormatan orang
lain, karena mereka tahu bahwa siapapun orangnya, selalu punya alasan saat
melakukan sesuatu.
- Pandai berkomunikasi
Wanita
memesona selalu tersenyum dan berbicara baik terhadap orang lain. Pandai
berkomunikasi bukan berarti orang yang suka ceriwis membicarakan orang lain,
juga tidak harus seperti penyiar radio yang pandai bicara tiada habisnya.
Wanita yang memesona selau mempunyai gaya bicara yang mengenakkan didengar
orang lain, mereka menjaga bicaranya dari nada bicara yang tinggi dan kasar,
membicarakan hal-hal yang tidak berguna, apalagi membicarakan kejelekan orang
lain. Mereka bicara seperlunya, tetapi
semua orang akan memperhatikannya karena pesona yang di pancarkan dari tutur
kata dan gaya bicara yang baik.
- Pandai menempatkan diri
Wanita
memesona bisa mengukur dirinya, dengan tidak banyak bertanya mereka tahu apa
yang harus mereka lakukan di segala tempat, segala suasana dan segala hal.
Mereka tahu bagaimana harus bersikap saat berkumpul dengan orang-orang yang
lebih tua darinya, mereka juga mengerti gaya bercanda saat berkumpul dengan kawan sebayanya, mereka mendadak menjadi ibu
guru yang ramah, lemah lembut dan menginspirasi bagi anak-anak kecil, tetapi
mereka tetap menjaga kewibawaanya, profesionalitas dan integritasnya saat
berada di lingkungan kerja.
- Pandai menyenangkan hati orang lain
Wanita
memesona tidak banyak mengukur kesenangan dirinya, karena mereka sibuk
menyenangkan hati orang lain. Bagi mereka, kesenangan orang lain menjadi
prioritasnya. Mereka tidak sampai hati melihat orang lain menteskan air matanya. Mereka peduli dengan kebahagiaan orang lain
bukan karena kasihan, karena mereka pernah merasakan betapa tidak enaknya saat
dilanda kesusahan. Mereka tidak ingin orang lain juga mendapatkan kesusahan
sama seperti yang pernah dialaminya, sehingga selalu memposisikan dirinya sebagai orang-orang
seperti mereka yang dilanda kesusahan.
- Pandai bersyukur
Wanita
paling memesona sedunia adalah yang selalu menerima apa yang ada dalam dirinya.
Mereka menjadi orang paling bahagia sedunia karena selalu bersyukur. Mereka
percaya bahwa Tuhan selalu berpihak padanya dan memberikan yang terbaik
padanya. Mereka belajar dari orang lain yang kekurangan. Mereka selalu melihat
kebawah supaya bisa selalu bersyukur.
- Pandai mengurus diri
Wanita
yang memesona paham bahwa kecantikan itu tidak hanya ditonjolkan dari kelebihan
fisik semata, akan tetapi mereka perlu menjadi wanita yang anggun dengan rajin
merawat dirinya, sehingga orang lain tidak akan malas berdekatan dengannya. Mereka
juga mengerti, bahwa kehormatan diri juga ditampakkan dari bagaimana dia
menjaga dan merawat tubuhnya.
#MemesonaItu Smart



0 comments:
Post a Comment